Cari Blog Ini

Belajar Dasar - Dasar Elektronika

 DASAR DASAR ELEKTRONIKA



Dasar – dasar elektronika ini saya buat khusus buat temen-temen yang baru belajar dari nol. Jadi harap maklum bagi anda yang sudah memahami tentang dasarnya. Mungkin bagi anda yang sudah tau dasar –dasarnya,maka tutorial dasar –dasar ini tidak perlu anda pelajari.

Karena tutorial ini memang di buat khusus bagi kalangan umum yang baru mulai belajar elektronika dari nol. Saya mulai dari pengenalan komponen ,fungsi komponen serta cara mengukur komponen.

Selamat Belajar…..


Komponen elektonika yang sering digunakan dalam rangkaian elektronika sebenarnya hanya ada 5 macam saja yaitu Resistor,Kondensator/Elco,Dioda dan Transformator.

Dari kelima macam komponen tersebut, masing –masing ada jenis dan modelnya . lalu mana yang disebut Komponen Aktif Dan Komponen Pasif.


Sekarang saya akan bahas pengenalan Komponennya.


Komponen Dibedakan menjadi 2 yaitu Komponen Aktif Dan Komponen Pasif

Komponen Aktif adalah komponen yang bekerja sebagai penggerak (nyawa) dari suatu rangkaian. Yang termasuk komponen Aktif yaitu Transistor, IC (intergrated Circuit) dan Dioda

Komponen Pasif adalah komponen yang bekerja hanya sebagai penghubung (Kopel) atau hanya membantu saja. Yang termasuk komponen Pasif yaitu Resistor dan Kondensator (Elco)

Berbagai Contoh Komponen Elektronika


 

Belajar Fungsi Dari Transistor

 MACAM – MACAM KOMPONEN ELEKTRONIKA



TRANSISTOR


Transistor berfungsi sebagai penguat tegangan, diantaranya penguat tegangan ,penguat arus,penguat sinyal,penguat frekwensi atau sebagai saklar otomatis.Transistor berdasarkan polaritas ada 2 jenis yaitu Transistor NPN dan PNP.

Transistor NPN dan PNP


Transistor PNP Kodenya A atau B Sedangkan Transistor NPN Kodenya C atau D


Untuk kode diatas yaitu A, B , C dan D bisa jadi patokan untuk mengetahui jenis Transistor PNP dan NPN


Tetapi untuk kode yang lain misalnya  : TIP31 , TIP32 , TIP41 , TIP42 , MPS…., BU…. Dan masih banyak yang lainya. Untuk mengetahui jenis PNP dan NPN , maka Transistor tersebut harus anda ukur. Dengan cara mengukur , anda bisa menentukan jenis Transistor PNP dan NPN.

Kaki Transistor ada 3 yaitu BASE , COLEKTOR , dan EMITOR. Letaknya tidak pasti , misalnya Base ada yang di tepi kanan , ada yang ditengah , dan ada yang ditepi kiri. Oleh karena itu lebih baik di ukur saja.


Contoh Berbagai Macam Transistor

Transistor NPN dan PNP


  
Transistor NPN dan PNP


Transistor NPN dan PNP




Fungsi Pin Out Transistor :

BASE          = Berfungsi sebagai input 

EMITOR     = Bisa di fungsikan untuk output , bisa juga di fungsikan sebagai ground, jadi tergantung digunakan untuk rangkaian apa dulu

COLEKTOR = Untuk supply tegangan , suatu rangkaian dapat bekerja karena ada               tegangan.Transistor adalah komponen aktif , jika Colektor ada tegangan maka transistor  dapat bekerja, sebaliknya jika transistor tidak ada tegangan maka tidak bisa bekerja 


Cara Menentukan Jenis Kaki PNP dan Kaki NPN

 

Cara Menentukan Base , Colektor dan Emitor

Transistor ada berbagai macam bentuk. Posisi antara Base , Colector ,dan Emitor juga tidak sama. Tetapi sudah ada ketentuan dari pabrik standard internasional.Jadi dari pabriknya tidak menentukan sendiri-sendiri posisi basis,colektor dan emitor.Oleh karena itu bila anda membeli sebuah komponen,misalnya transistor dgn nomer seri yang sama tapi beda pabrik pembuatnya namun posisi pin out tetap sama.

Cara menentukan pin out pada transistor,sama dgn mengukur transistor. Kalau Transistor yang bentuknya kecil-kecil seperti ini,Basisnya ada di kaki sebelah kanan,Colektor di tengah dan Emitor di sebelah kiri.Ini sudah standard internasional.

Tetapi ada juga Basis di tengah,maka Colektor dan Emitor ada di kanan atau kiri.Dan jangan lupa perhatikan kodenya yang tercantum di body transistor,karena sangat membantu dalam menentukan kaki transistor dan jenisnya. 

Sebagai contoh adalah C1815, berarti jenis transistor NPN. Cara menentukan dgn di ukur,kalau jenis NPN kaki Basis posisi colok multitester yang negatif, maka kalau diukur jarum bergerak , Colektor di tengah dan emitor di sebelah kiri,

Klu jenis PNP kaki Base posisi colok Multimeter yang positif, maka klu di ukur jarum bergerak, Colektor tengah dan Emitor sebelah kiri

Lihat Contoh :














Menentukan Kaki PNP dan Kaki NPN pada kaki Transistor bag 2

 Kemudian kalau yang bentuknya kotak model TIP berikut ini maka Basisnya ada disebelah kiri. Colektor tengah dan Emitor sebelah kanan.Jadi kebalikan dgn transistor yang kecil-kecil tadi.Ini sudah standar internasional.Tapi bila anda akan memasang lebih baik anda ukur dulu untuk memastikannya                                                                                                                                                                                                                         Contoh Transistor model TIP :

 Colektor Tengah & Emitor Kanan
Menentukan Kaki PNP dan Kaki NPN pada kaki Transistor 

  Basis ada di kaki paling Kiri   

Menentukan Kaki PNP dan Kaki NPN pada kaki Transistor 

Menentukan Kaki PNP dan Kaki NPN pada kaki Transistor 

Untuk selanjutnya kita bahas Transistor bentuk JENGKOL
Lanjut Bagian 3 Ya ,,...,,..,



Belajar Cara Mengukur Transistor Bagian 3

Cara Menentukan Kaki PNP dan NPN Transistor Jengkol 


Lalu Basis dan Emitor yang mana? pada umumnya.Colektor sudah jelas maka lebih mudah ,Bila anda belum mengetahui jenis transistor NPN atau PNP,maka gunakan salah satu ,colok multi (negatip atau positip),sebagai tumpuan untuk ngukur. Misalnya colok negatip anda hubungkan salah satu kaki,kemudian colok positip di pindah-pindah,jarum gerak atau tidak.

Kalau tidak gerak kemudian colok positip sebagai tumpuan,lalu colok negatip dipindah-pindah.Bila jarum bergerak berarti basisnya sudah ketemu,yaitu yang jadi tunpuan tadi dan kaki satunya berarti emitor.

Basis colok multitester positip berarti transistor jenis PNP.

Bila Basis colok multitester negatip berarti jenis NPN.

Hal ini sudah sering saya jelaskan pada pengukuran transistor. Sebenarnya kode yang tercantum pada body transistor sudah menentukan j . NPN atau PNP Baik itu transistor kecil atau TIP maupun jengkol.Kalau transistor jengkol kodenya 2N adalah jenis NPN. Kalau transistor jengkol kodenya MJ adalah jenis PNP. Transistor jengkol yang sering di gunakan pada power ampli adalah seri 2N3055 danMJ2955.Biasanya pada power ampli 150 watt atau 300 watt. Untuk menentukan Basis dan Emitor pada transistor jengkol secara fisik sebenarnya sudah kelihatan,walaupun tidak di ukur sudah bisa ditentukan.

Caranya Berikut Ini :

Belajar Cara Mengukur Transistor


Untuk lebih paham lebih baik anda beli transistor jengkol dgn tipe 2N3055 dan MJ2955 agar bisa langsung membuktikan dgn mengukur maupun melihat secara fisik.Perhatikan antara gambar 1 dan 2. Posisi lubang atas dan bawah.Jarak antara lubang atas dan bawah menuju ke dua kaki di tengah berbeda sedikit.  maksudnya begini, jarak lubang yang atas kekaki tengah dibanding dengan jarak lubang yang bawah ke kaki tengah lebih panjang / jauh dari lubang bawah. Maka kaki Base dapat di tentukan yaitu yang kiri.

 Seperti contoh ini :

Belajar Cara Mengukur Transistor

Dengan cara ini kita sudah bisa menentukan mana kaki Basis dan Emitor.Cara seperti ini bisa kita gunakan untuk pegangan sendiri,mungkin orang lain tidak memperhatikan sampai mendetail itu. Tapi harus selalu di ingat cara melihatnya, bahwa jarak lubang dgn kaki tengah yang lebih panjang / jauh ada di bawah maka bisa anda tentukan basisnya pasti kaki yang kiri. Bisa di buktikan dgn mengukur langsung. Seperti ini sedikit ilmu yang saya sampaikan bila ada salah dan kurangnya maka saya mohon maaf.