MACAM – MACAM KOMPONEN ELEKTRONIKA
TRANSISTOR
Transistor berfungsi sebagai penguat tegangan, diantaranya penguat tegangan ,penguat arus,penguat sinyal,penguat frekwensi atau sebagai saklar otomatis.Transistor berdasarkan polaritas ada 2 jenis yaitu Transistor NPN dan PNP.
![]() |
| Transistor NPN dan PNP |
Transistor PNP Kodenya A atau B Sedangkan Transistor NPN Kodenya C atau D
Untuk kode diatas yaitu A, B , C dan D bisa jadi patokan untuk mengetahui jenis Transistor PNP dan NPN
Tetapi untuk kode yang lain misalnya : TIP31 , TIP32 , TIP41 , TIP42 , MPS…., BU…. Dan masih banyak yang lainya. Untuk mengetahui jenis PNP dan NPN , maka Transistor tersebut harus anda ukur. Dengan cara mengukur , anda bisa menentukan jenis Transistor PNP dan NPN.
Kaki Transistor ada 3 yaitu BASE , COLEKTOR , dan EMITOR. Letaknya tidak pasti , misalnya Base ada yang di tepi kanan , ada yang ditengah , dan ada yang ditepi kiri. Oleh karena itu lebih baik di ukur saja.
Contoh Berbagai Macam Transistor
![]() |
| Transistor NPN dan PNP |
![]() |
| Transistor NPN dan PNP |
| Transistor NPN dan PNP |
Fungsi Pin Out Transistor :
BASE = Berfungsi sebagai input
EMITOR = Bisa di fungsikan untuk output , bisa juga di fungsikan sebagai ground, jadi tergantung digunakan untuk rangkaian apa dulu
COLEKTOR = Untuk supply tegangan , suatu rangkaian dapat bekerja karena ada tegangan.Transistor adalah komponen aktif , jika Colektor ada tegangan maka transistor dapat bekerja, sebaliknya jika transistor tidak ada tegangan maka tidak bisa bekerja



Tidak ada komentar:
Posting Komentar